Capcom Berusaha Menipu Mata Gamer di DmC: Devil May Cry
Devil May Cry, sebuah seri game aksi yang telah dikenal dalam kepiawaiannya menyajikan gameplay penuh aksi cepat dan seru. Kini dalam seri terbarunya yang berjudul DmC: Devil may Cry kamu akan kembali menikmati berbagai aksi seru itu dalam tampilan visual yang lebih memukau. Bagaimana Capcom bisa meraih kualitas gambar setinggi itu?
Yups, game yang ditenagai oleh Unreal Engine 3 ini ternyata hanya berjalan di 30 fps. Sebuah nilai frame rate yang populer digunakan berbagai game tetapi baru pertama kali digunakan dalam seri Devil May Cry yang biasanya berjalan di 60 fps. Untungnya Capcom menyadari bahwa kenikmatan gameplay Devil May Cry yang penuh aksi cepat tidak dapat dengan baik disajikan oleh game yang hanya berjalan di 30 fps.
Bagaimana cara Capcom membuat Devil May Cry tetap nyaman dimainkan dalam 30 fps?
Ternyata Capcom akan mendesain game dengan “gerakan serta pose tertentu” yang menipu mata gamer dan membiarkan “otak mengisi [animasi] yang hilang”.
Selain menerapkan trik untuk membuat gambar 30 fps terlihat halus, dalam Devil May Cry juga diterapkan suatu trik rahasia yang membuat gamenya tetap berjalan responsif.
Sebagai gambaran, Ninja Theory sebagai developer menyatakan bahwa Devil May Cry masih berjalan lebih cepat dari game lain dan “setelah kamu berhenti bermain DmC untuk memainkan game lain maka game lain itu akan terasa jauh lebih lambat dan lebih tidak responsif.”
Sumber : http://gamexeon.com
Tanggal Rilis : 15 Januari 2013
Ready @rumahrental : Akhir januari 2013
0 komentar: